Aamiin…

Di suatu playground:

K: ibu, nanti kalau anak dali pelutmu sudah kelual, nanti dia naik itu (tunjuk ayunan), telus aku yang dolongin ya.. Boleh kan ibu? Dia akan kelual kan ibu?

1. Anak-dari-perutku itu namanya adikmu, sayang..
2. Ya Allah, take it as a prayer from a little girl, would You?

Aamiin…

O My Sleeping Child

I was looking at your sleeping face.

So pretty and peaceful.

I whispered the word slowly, “I love you, Kinan.”

Then you answered me, with eyes shut, “I love you, Ibu.”

There, you just made my day.

My little three-year-old-already angel…

Repost Short Story.. mihihi

Ini cerita kopi paste edit sikit dari blog jadul.. pas dibaca kok masih koheren sama masa kini.. gemess.. hahaha…jadi jadi, pajang pajang duluu

“Dri.. Kayaknya aku gendutan deh..”, ucap Mira tiba-tiba.

Andri melirik pacarnya sekilas dengan ujung mata.”Oh..”, serunya sambil tetap berkonsentrasi pada game di layar komputernya.

“Loh, kok cuma ‘oh’ siiii…”, jawab Mira. Kali ini pita suaranya sudah naik setengah oktaf.

“Tunggu dulu Mir. Itu pernyataan atau pertanyaan?” Jawab Andri lagi sekenanya.

Mira merenggut, “Yaaa, tapi komentarin dooonnnnggg!!”

Lah, yang tadi? Oke.. berarti ini serius, pikir Andri. Dia mempause game nya-yang dia lakukan setengah hati karena timnya sedang diserang habis-habisan- dan memincingkan matanya sok serius lalu berkata, “Enggak kok kayaknya.”, jawabnya kalem.

Mata Mira lalu membelalak. Dia menutup majalah yang sedari tadi dibacanya dan membuangnya ke lantai. Andri sempat membaca judul artikel nya sekilas. Judulnya, Goodbye Fat Look!! Damn, ternyata gara-gara itu.”Enggak gimana?”, suara naik 1 oktaf lagi. Mute! Mute! Mute!
Celana ini aja jadi susah banget dipakenya. Liat deh, jadi ketat banget gini. Biasanya kan longgar. Aku tuh akhir-akhir ini makan mulu kerjaannya. Liat dong pipiku!! Gendutan kan? Ya kan?”, ujar Mira meminta persetujuan.Gawat! Tricky question. Yes or no????
“Emm.. Iya si..”

“Tuh kaaannnn!!! Kamu jadi pacar gimana si? Gak suportif amat!”

Wrong answer!! “Oke.. Oke aku nyerah Mir. Kamu sebenernya pengen dibilang gendut apa enggak si?”

Another Good News: Eleanor and Park is gonna be filmed!!

Bagi anda penggemar Young Adult Genre seperti saiah, ada satu novel lagi yang kurekomendasikan: Eleanor and Park by Rainbow Rowell. Awal-awal baca yang yawn yawn yada yada.. tapi sepertiga baca mulai engaged. Terakhir2 fallin for the male main character, si Park (seperti biasa, terlalu larut pada suasana -_-)

Dan kabar baiknya saudara: novelnya bakal dibuat filmnyaaaa!!!

Not until 2015, sih… tapi secara dua tokoh utama kan kuat ya, yang atu chubby dengan gaya busana nyeleneh dan rambut merah menyala keriting, yang satu cowo korea cantik pemegang sabuk hitam taekwondo, i wonder who will play them. Kayaknya mesti orang baru ya?

Asiiik, another movie to wait for! Ingat, umur boleh menjelang tiga puluh, jiwa harus tetap tiga belas (sembari pijit2 kaki pegel gara2 berdiri di busway).

Cicilan

Kemarin-kemarin iseng2 nanya ke teman2 (dalam rangka mengasihani diri sendiri) “eh, cicilan kalian pada berapa sih?”

Lalu mereka ngitung2.. yang mana woow yaaa… ada dua orang yang 75% dr gaji. Bos gua 70% dari gaji… :| cicilan buat rumah sih paling konsumtif cicilan mobil lah.. tapi apakabar sama teori cicilan maksimal 30% gaji…

Hahaha… tiba-tiba masa depan jadi blur.

Menjadi Ibu

Tonight is the 4th sleepless night in a row. Classic reason, my baby is sick. I’m not complaining here. Or even bragging. I thought it’s what every mother willingly and instictively would do if her child gets down.

What I’m thinking is that I could actually pull this off this far of being a mother. Yanda si manja yang jaman dulu apa-apa dikerjain sama mamahnya.

Well, I maybe not that good of a mother. But I’m trying my best.

It’s funny how this little girl, my little baby, could actually bring out the best of me.

And it’s funny how you think you can’t until you actually can. How you think you are not until you actually are.