The Baby Argument

Kinanti Ramaniya Adhika itu.. anak dengan sejuta alasan. Ciyusli, jawaban dia kalau ngeles atau gak mau tuh adaaa aja. Anak siapa sih? *lirik bapaknya**dengan tatapan setajam silet*

Ini kejadiannya udah lama sih, mungkin enam bulanan yang lalu, aku lagi ajak Kinan tidur siang. Dia ga mau. Terus dia bilang, “Ibu, coba deh search di Gtab aku. “Gambar mata merah”, gitu.”

Aku nurut. Penasaran ini juntrungannya ke mana.

“Nah”, katanya sembari scroll down gambar tersebut, “Ibu baca deh. Kalau mata merah begini, karena ngantuk biasanya. Tuh. Tuh”, Kinan menunjuk-nunjuk gambar-gambar yang keluar dari image google.

Engg.. Lalu?

“Ibu lihat, mataku ga merah kan? Jadi aku ga ngantuk, bu!”

Wakwaaaww..

The Baby2 Story: 29 Weeks. Woot.. Woot..

“Udah trimester tiga ya. Badan kalau mudah engap. Makan mudah begah. Itu biasa.”, ujar sang dokter waktu kami masuk ruang dokter sabtu kemarin.

Aku fokes nya ke.. ihiiiy beneran ini yaa udah trimester tiga. Kok cepattt…

Lalu di usg, sembari curi2 diganti mode ke 3D. Selama 3D, Gumi videoin. Haha, cara hemat usg 3D namun tetap bayar 2D. Terimakasih loh Pak Dokter. Selama di USG, anakku si ucukupilit kok nguap terus. Kok samaan nak, ibu juga ngantuk plus laper ituh. Hahaha..

Berat Dedek udah 1.4 kg. Naik 600 gr dalam 3 minggu walaupun mamaknya puasa, Alhamdulillah. Mamaknya udah naik berapa kilo ga usah dibahas ya :| Ini pasti konspirasi Pisang palubutung dan es campur dan kolak yang dibuat suster saban buka, ini!

Note untuk bulan ini:

1. Letak dedek masih melintang. Mudah2an kontrol berikutnya sudah di bawah dan ready at launching position ya icikimil..

2. Keputihan masih ada, walaupun udah dikasih obat atas maupun bawah. Sekarang dikasih obat atas dan bawah barengan. Soalnya udah dilab dan keputihan ini karena bakteri (bukan jamur, virus, ataupun keputihan biasa), yang mana merupakan penyebab pecah ketuban prematur. Baik-baik ya ketuban. Pecahnya di waktu kelahiran aja ntar..

3. Badan masih belum remek-remek amat kok. Walau sempet pingsan di kantor terus kapan hari brasa muter di busway. Untung hamil gede, otomatis udah dikasih tempat kalau di busway tanpa diminta. Alhamdulillah..

Selain itu, dedek overall sehat, pertumbuhan sesuai dengan umurnya, dan mudah2an sempurna semua.

11 weeks to go, let’s rock the last trimester!

Tentang Berwirausaha

Awal tahun 2015 ini, aku sama Gumi udah merencanakan menjalankan 2 usaha, sebut saja Project A dan Project B. Ngebut ceu? Maklum, kan menuju cita-cita #PensiunDini2020. Pengennya ya, pemasukan pasif (yang sebenernya ga pasif-pasif amat yak) udah firm dan rutin lah.

Kedua proyek ini sama-sama keroyokan sih, kan modal juga ga banyak ya. Tapi masa depan proyek ini sama-sama bagus menurutku kalau kita seriusin.

Per pertengahan tahun ini, proyek A udah mau masuk proyek kedua. Alhamdulillah.. Proyek B? Masih di awang-awang.

Kenapa bisa gitu?

Kalau yang aku lihat, di proyek B, kami semua planner aja. Ga ada penggerak. Konsep udah matang. Strategi oke. Terus ya udah, berakhir di otak masing-masing. Hehehe..

Kalau proyek A, yang notabene sebenernya lebih risky, ada eksekutornya. Yang berani maju duluan. Yang akhirnya jadi motornya. Jadi jalan deh.

Kalian banyak cerita gitu gak sih? Ngumpul-ngumpul, terus sampe ke yang, “eh, kita buat ini yuk” lalu gayung bersambut, lalu bahas sampe detil. Abis gitu suka ada kelanjutannya? Enggak. :p

Jadi yang bisa aku petik sebagai pelajaran Business101 kali ini adalah: be the executor, cause we’ve got too many planners already.

tertanda,

sang planner sejati yang rencananya banyak namun realisasinya kapan-kapan

Dear My Little Miss Bladder Kicker

1. Yes you kick hard.

2. You are now 26 week, weighing 800gr, kicking like you never kick before.

3. We (as in ayah and ibu) had made up our mind on your name (FINALLY!). Signed and Sealed, wait to be delivered :D

4. Kinan is still refused to be called ‘Kakak’. “Kinan aja! Aku lebih suka nama Kinan..” whatever that means..

We are waiting for you, little cherry.. Grow big, grow healthy, grow happy.. :*

Thoughts on June

1. My husband is turning thirty exactly today. Some said, life will be in order when you’re thirty, but I might say we did okay in our twenties we are not that clueless. At least we already had the basic thing and know where we want to go in life.
So happy birthday, our soon to be father of two. Wish you tons of blessings, happiness, and health with me accompany you along the way..

2. Exactly four years ago today, we had our babymoon. Hehe..

3. Speaking of which, do you realise june means it’s midyear already? Biasanya tiap awal taun gue pasti bikin resolusi-resolusi taunan. Tahun ini aga skip. Karena kok ya resolusi gue sekarang mau ga mau jadi resolusi keluarga. Dan multiyear project gitu jadinya. Dan demi mencapai tujuan itu, ada tujuan-tujuan finansial lain yang mesti diamankan (Jadi tujuanception -_-). Gitu deehh, it’s so thrilling yet tiring to be adult ya.

4. Harga minyak mudah-mudahan segera naik ya..

5. Kapan gue dirilis buat pindah ke pusat inii? Perasaan kroco tanpa kerjaan berarti kenapa ditahan-tahan sih.. :(

6. I need to gain my energy to read books back. Sejak hamil jadi ga pernah baca lagi.

7. Note to self: hamil umur 30 taun jauh lebih berat dari hamil umur 26. So prepare your 33-year-old body right, yanda! (Or make sure your husband still willing to give you back and foot massage whenever it’s necessary) *hamil ini belon kelar udah mikir hamil anak ke-3*

2015/06/img_1609.jpg

About SosMed

Kemarin coba mengaktifkan kembali facebook gue yang gue deacivate dari tahun lalu, for the sake of updating infos from fb group. Yang sebangsa grup-grup kehamilan ataupun parenting itu loh.

Dan ternyata reaksi gue masih seputaran, “do I need to see this? Do you really think I need to see this?”, waktu liat TL FB.

Ya udahlah, updatenya dari sumber lain aja.

*deactivate lagi*
*peluk-peluk blog*

“Hadiah Untukmu”

Pagi ini ibu sedang bersiap-siap ke kantor. Kinan terbangun dan berdiri seraya berkata, “ibu, aku punya hadiah untukmu.”

Dia mendekatiku dan mencium keningku. Lalu memelukku erat. “Selamat pagi ibuu!”

Dia kemudian turun sembari bernyanyi Bangun Tidur Ku Terus Mandi keras-keras. Kebiasaan bangun tidurnya tiap pagi.

Terimakasih Kinan. You’ll never know how that will make my day.