Being a(n) (older) sister

Selama ini saya ga pernah berpikir pengaruh posisi saya sebagai seorang kakak.. Saya ga pernah ngerasa ikut membantu mengembangkan pola pikir adik-adik saya. Atau membentuk kepribadian mereka.

Kalau saya pikir-pikir, kalau saya suruh mereka kasih opini tentang saya pasti mereka akan memuncratkan kata-kata seperti pemalas (termasuk di dalemnya tukang tidur, males mandi, males dandan, males bersihin kamar, dan malas2 lainnya), tukang ngatur dan nyuruh-nyuruh, tukang ngambek, and so on and so on.

Saya jadi sedih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s