‘maaf’ dan ‘terimakasih’..

..adalah kata-kata yang paling susah diucapkan ya katanya?

Kalau buat saya sih itu berlaku. untuk orang-orang di sumatera selatan sini..

*semoga ga dicap rasis*

Tapi bener deh, Sumsel ini Public Servicenya ga banget. penjualnya jutek, seolah senyum itu dosa yang ganjarannya neraka paling dalam. ya, sesusah itu senyuman bagi mereka. Kalau kita datang, boro-boro menyambut dan menawarkan. Mereka diam mematung dan malas-malasan kalau ditanya-tanya. Doh, kalo digituin, malah malas beli kan ya?

Di restoran-restoran juga begitu. Tidak ada “Hai”, “selamat datang” dan basa-basi lainnya ala rumah makan (meskipun itu restoran franchise ternama). Cuma duduk, mencatat (dengan muka merengut), dan pergi. Malah seringkali (catat ya: sering), makanan pesanan kita dilempar (ya, anda membaca dengan benar. Dilempar.) ke depan kita.

Seolah-olah kita yang butuh mereka, padahal kan kita sama-sama butuh ya.

Jadi, boro-boro kita dengar kata maaf, dan terimakasih. Kalau mau ambil, kalo ga pergi. Kita ga butuh situ deh.

Makanya, saya sih ga heran kalau Sumatera Selatan itu termasuk 10 privinsi termiskin di Indonesia berdasarkan Sensus Nasional BPS tahun 2010. Harusnya bingung kan? Tanahnya atas bawah minyak loh (Minyak Bumi dan Kelapa sawit). Kabupaten tempat Perusahaan saya bekerja itu Pendapatan Daerah perbulannya sama dengan Pendapatan Daerah Bekasi dalam satu tahun!

Tapi bingung kan, kenapa malah jadi provinsi miskin? Karena SDMnya tidak mampu mengimbangi SDAnya. Pengelolaan yang buruk dan semaunya seperti bisa dilihat dari Public Servicenya.

Kalau mau berbenah, mungkin bisa dimulai dengan mengucapkan maaf dan terimakasih.

*Maaf terdengar rasis, tapi bener deh, ini ga nyangkut rasis sama sekali..

**saya selalu ngomong makasih tiap ada kesempatan di area-area umum. seperti di restoran, pasar, sama tukang ojek. mereka seringnya kaget dibilangin gitu. Dibiasain doongg, biar maju daerahnyaa..

3 thoughts on “‘maaf’ dan ‘terimakasih’..

    • YaNda berkata:

      banjets minceee.. iih, udah sering gue bales tau. dari yang sembari senyum gue ingetin sampe yang hardcore macam gue labrak. bencih deh..

  1. qq berkata:

    hahahha,,,,benar2 pengalaman pribadi….salah satu hal yang mengecewakan dari Sumsel ya itu. but today neng, I got a very amazing kindness of Prabu Peopple. q ke pasar, dikasi orang sampe 2x. Amazing kan???😀 unbelieveable

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s