Hi 2011!

Mengikuti tren yang banyak terjadi di penghujung tahun, tak lengkap rasanya bila postingan terakhir di blog ini tidak ditutup dengan Kontemplasi 2010 dan Resolusi 2011.

Resolusi 2010:

note: waktu buat resolusi di tahun 2010 ini jujur aja masih ngawang-ngawang semua. Lebih berupa harapan daripada resolusi. But heey, look who’s smilin at the end of the road now?😀

1. Get new job.

Cek bebi cek.🙂

2. Get married.

Resolusi  ini pas dibuat di awal tahun beneran ngasal gitu. Kedua keluarga belum ketemu. Duit belum kekumpul. Persiapan NOL BESAR!

But then, 9 bulan kemudian, we’re officialy The Adhikas.

Just have faith, ma friend. Just have faith..😀

3. Write and Read more.

Ini resolusi apa resolusi sih? kok ga kuantitatif banget! *buang ke tempat sampah* Ga bakal dibahas ah, ga aci! (alesan padahal mah ini resolusi yang gagal)

Sekarang bergerak ke resolusi 2011. *jeng jeng jeenng*

1. Beli rumah

Sekarang saya masih tinggal di rumah mamah. Rencananya tahun ini bagian besar dari gaji kami akan dimasukkan ke pos menabung untuk DP. Soalnya saya belum bisa minjem ke kantor, karena baru pindah kantor. Dan si ucukupilit baru bisa minjem tengah tahun depan. Dan itupun belum pasti cair apa enggak (kesyan yah). Jadi daripada bergantung sama yang belum pasti, yo wes lah anggepannya ga akan dapet pinjaman dari kantor dan mesti nyisihin duit untuk kebutuhan ini.

Daerah incaran adalah pinggiran Jakarta Selatan. Daerah-daerah yang dibidik udah ada. Luas tanah di daerah situ harganya masih manusiawi lah untuk ukuran kantong kempes kami.

Tinggal kitanya mengencangkan ikat pinggang sekencang-kencangnya untuk target ini. Mengingat tabungan kita masih tipis sehabis dikerikiti sampai ke dasar pada waktu pesta pernikahan. Tapi justru itu bikin pede sih. Mengingat waktu awal-awal mempersiapkan nikah sempet sutris mikirin duit yang gak bakal kekumpul. ternyata bisa.. Jadi istilahnya, masalah nekat.com ini kami udah pengalaman laaahh.. :p

2. Punya junior.

*ya Allah, kabulkan doa Baim ya Allah*

Amiiiiiinnnn…

3. Membaca 2 judul buku dalam sebulan.

Mengingat resolusi gagal taun ini, jadi saya bikin jumlahnya dah tuh. Aduh, akhir-akhir ini malaaas sekali baca. Ayo, harus dipaksa. Hup!

Kok materiil semua resolusinya? Yang imateriil mana? (deu, bahasanya orba bener). Ga lucu ah kalo nulis resolusi “saya mesti tambah begini”, “saya mesti jadi begitu”. Itu sipatnya pribados jadi cukup saya, hati saya, dan tukang somay yang tau.

Selain resolusi ada juga yang namanya harapan. Punya anak selain resolusi (diusahakan *uhuk*) juga masuk ke harapan (bergantung sama Allah). Ada juga harapan-harapan kami yang sifatnya lebih ke mimpi, tapi kami sangaaat berharap bisa diwujudkan di tahun ini.

Bismillahirrohmanirrohim..😀

Happy New Year Everyone!

2 thoughts on “Hi 2011!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s