pembicaraan pagi

Beberapa waktu yang lalu seorang junior di kampus bertandang ke kantor dalam rangka pekerjaan. Kami ngobrol-ngobrol sedikit selama kunjungan singkatnya. Dari situ saya tau kalau dia berencana menikah tahun ini dan setelah menikah akan meninggalkan Indonesia dan suaminya ke Jepang selama setahun dalam rangka studi.

“Beda loh LDRan pas nikah sama pas pacaran..”, seru saya waktu itu (semicurcol.com).

“Enng, beda ya kak? Gimana kak?”

“Ya, ada rasa bersalah aja. Tugas istri kan ngurus suami ya sebenernya. Jadi suka sedih kalo dia ditelpon pas ditanya lagi apa jwbnya lagi goreng telor. Asa gimanaa gitu..”

“Tapi kamu cuma setahun kan? Insya Allah gakpapa lah”, lanjut saya.

“Iya. Amiiin”, ujarnya sambil tersenyum.

Saya membalas senyumannya.

Yang dia tidak tahu, tanpa diniatkan, sebenarnya ada segaris bening menggantung di pelupuk mata saya selama berbicara dengannya. Dan saya menahan bulirnya mengalir di pipi sambil berkata dalam hati, “tahan.. Jangan nangis!”

Padahal hanya sebuah konversasi ringan di pagi hari. Huff, yanda bodoh.

3 thoughts on “pembicaraan pagi

    • YaNda berkata:

      hihihi.. Yusi, aku kan suka ala-ala maria mercedes gitu, jadi aga dramatis dan telenovela laaahh.. hehehe..
      Makasiihhh… :*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s