The Joy

Kadang-kadang gue merasa kalau gue “took my Little Miss inside for granted”. Yabes Kakaknya baik banget sih. Ga pernah bikin lemes, mual, muntah; yang bikin gue jarang inget kalau gue lagi hamil. Kayak kemarin, pas acara IPA gue kurilingan terus berapa jam, ga inget duduk sampe diingetin temen gue, “udah ibu hamil duduk aja. Jangan jalan-jalan terus!”. Baru inget, dan merasa bersalah.

Gue juga jarang banget olahraga, kecuali tour de mall sama tiap pagi minta diturunin agak jauh dari kantor (yang mana cuma 10 menit perjalanan juga sik) biar bisa jalan pagi dulu.

Intensitas shalat sunah dan ngaji gue rendah banget. Cuma kalau lagi inget.😦

Makanan juga ga dijaga. Masih suka jajans. Cuma dikurangin aja dikit. Dikiit doang..

Kalau inget sekarang, nyesel ya. Niat jadi ibu ga sik?

Beberapa malam yang lalu, gue tidur2an ayam di kamar dengan lampu masih nyala. Ga berapa lama kemudian, gue kebangun sambil menyadari gue tidur sambil tersenyum lebar dengan tangan gue megangin perut gue.

Gue sadar, I want this baby. I want her to be healthy inside out.

Udah lebih dari separuh perjalanan sih, tapi belum terlambat kan?

Bismillah.. Hang on little missy. Halfway through, we’re gonna make you one strong little girl.

One thought on “The Joy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s