Terimakasih Ayah (in memoriam)

Ayah saya meninggal karena sakit jantung, waktu saya kelas 2 smp. He died in a blink of an eye. Ga pernah ada keluhan, ga pernah sakit. Dan masih 40 tahun. Kata orang-orang bagi laki-laki life begins at 40. Tidak bagi ayah saya.

Karena itu duka dan rasa kaget yang ditinggalkan jadi berlipat. Hati tentu saja belum siap menghadapi kehilangan yang mendadak.

Saya punya semacam long term memory lost. Dan cenderung untuk melupakan hal-hal sedih di masa kecil saya. Jadi tidak banyak yang saya ingat dari sosok beliau. Yang saya ingat, kalau mamah berperan sebagai sosok yang mendisiplinkan, yang galak, yang marah kalau anak dapat nilai jelek; kalau ayah jadi pencair suasana, yang gendong2 kita, yang suka becanda kalau kita lagi dimarahin.

Sejak ayah mendadak meninggal, kenangan saya terhadap beliau pun lama kelama2an menghilang. Saya jadi lupa mukanya, lupa kelakuannya. Dalam ingatan saya, wajahnya memudar pelan-pelan seiring saya dewasa, jadi kabur dan hanya berupa bayangan. Apalagi karena satu dan lain hal, tidak ada foto beliau dipajang di rumah kami.

Dan setelah 12 tahun, tiba-tiba untuk pertama kalinya sejak beliau meninggal, saya memimpikan beliau. Almarhum bilang, “teh, ayah udah beliin stroller loh bwt kakak.”, sambil tersenyum.

Saya terbangun, dan air mata tumpah seketika. Kenapa sekarang? Padahal saya lagi ga mikirin beliau. Kenapa ngomongin kakak?

Saya nelpon suami, dan dia bilang, “itu pasti karena ayah juga seneng mau ada kakak. Jangan lupa doain ayah terus ya!”

Air mata tumpah lagi.

Makasih, makasih ayah…

4 thoughts on “Terimakasih Ayah (in memoriam)

  1. tika berkata:

    sedih..jadi kangen papa juga..dan smalam mmg mimpi, si papa sama mama lagi kutitipin Qeela pas aku kuliah..
    smoga ayah mbak dan papaku udah seneng disana ya..
    walopun g bisa ngerasain punya cucu..
    smangat~~!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s