Weeks 35: Ayo Masuklah Kakaaak..

Ihiy.. udah Week 35 loh. Yang artinya 3-5 minggu lagi to the delivery *lap keringet* Apa yang sudah kau persiapkan yanda? Apaaaah?

Abis mau senam hamil lagi dilarang, wong lagi puase gini.. As soon after lebaran lah ya kita mulai kegel-kegel an.. Hehehey..

Let’s do the Recap

On the Baby

Posisi: Sudah di bawah, tapi belum masuk panggul.

Berat: 2.3 kg

Air ketuban: masih banyak

Tidak ada lilitan

Pasokan Makanan: Oke

Kata Pak Dokter, Berat segitu masih normal. Tapiii, gue selalu ngecek perkembangan Kakak lewat situs ini. Dan biasanya perkembangan Kakak 100 gr an lbh berat drpd yg ditulis di situh. Sekarang dia di bawahnya, target gue kan dia 2.4 kg sekarang! *emak ambisius*

Soal belum masuk panggul, harusnya minggu depan dese udah ajeg nih masuk panggul. Gue disuruh banyak jalan dan olahraga *snore*. Dan pengumuman pentingnya, minggu depan eike cek panggul, sodara-sodari. he. he. he. *meringis*

Kata mama si biasa aja kok, cuma dimasukin tangannya dokter bentar, terus di cek. Malah kata mama jaman dulu belum ada usg-usg an, seringnya ya di cek via begituh. Oh, betapa tangguhnya ibu-ibu jaman dulu. *keluh*

On the Mommy

Mommynya makin tidak berbentuk, ya Tuhan. Tapi sekarang gue juga gendutnya di perut doang kok. Senangnya liat tatapan iri ibu-ibu yang bilang, “tapi kamu mah ga tambah gendut yanda, lari ke anaknya semua ya. Bagus tuh.” Hahaha! Padahal gue udah naik 13 kg loh.

Oh iya, minggu ini berat gue turun dari 2 minggu lalu. Sebanyak 0.05 kg alias 50 gr. Yah, kira-kira turun seberat sebiji kacang tanah lah. Atau seberat upil gue. Untungnya Kakak naik beratnya, tadinya udah waswas.

Dokter bilang ga masalah, masih dalam range normal, dan nyaranin terus aja puasanya. Nanti lahir mungkin skitar 3 kg. Yah, masih di atas target gue yang 2.9 kg *cough*ambisius*cough*

Keluhan? Alhamdulillah belum ngerasain heartburn, backpain, sesak, seperti keluhan hamil tua itu. Tidur masih nyantai mau terlentang ataupun miring kanan kiri (yang belakangan dimarahin Dokter, ‘jangan tidur terlentang ya!’). Tetap kebluk Alhamdulillah. Tidak ada rasa pegal atau nyeri berlebihan. Cepet capek? Yes! Badan udah kayak bawa gembolan amunisi perang kemana-mana, kaki cepet pegel, Yasalam. Tapi tidak ada yang mengalahkan cepat capenya trimester satu. Itu mah, jam 8 malem udah koit, padahal ga ngapa-ngapain.

Sabtu ini ke dokter paru-paru, konsul urusan bengek. Oh iya, di week 31 kemaren eike sempet bengek. terus terang gue lupa sama sekali soal gue punya penyakit ini, karena setaun sekali pun jarang kejadian. Kejadian kalau gue cuapeeee banget. Nah, masalahnya kan melahirkan bisa dikategorikan sebagai kegiatan yang bikin cuapeee banget, jadi mungkin ada baiknya disiapin peralatan-peralatan asma pada saat proses melahirkan nanti (dengan side effect dr obat, gue ga akan ngerasa kontraksi yang bisa berujung pada caesar. huff) Terus minggu depan cek ke dokter mata mengenai minus gue ini, bisa apa enggak melahirkan normal. Karena minus udah besar, ada kemungkinan retinanya udah tipis dan bisa robek pada saat proses mengejan.

Hiks, betapa penyakitannya gue.. Tapi terakhir-terakhirnya dokter Uf bilang, “tenang aja bu. Kalau emang maunya normal, insyaAllah 90% bisa melahirkan normal.”

Aamiin..

Sing penting sehat ya Nak.

Mari kita mulai Senamnya..

1.. 2.. 3.. 4..

5.. 6.. 7.. 8..!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s