Meskipun Hanya dalam Diam

Ini lucu.. Kalau dipikir memang lucu.. Betapa jarak yang sekarang memisahkan kami hanya sebuah meja. Tapi kok rasanya jauh ya. Tidak ada sepatah katapun keluar dari mulutnya. Pun mulutku.

Padahal beberapa hari yang lalu. Ketika kami masih dipisahkan benua dan samudera, rasanya kalau ketemu ingin buru-buru kupeluk. Rasanya banyak sekali hal yang ingin kuceritakan. Rasanya kangen sekali melihat raut wajahnya secara detil. Bukan hanya berupa pixel patah-patah di layar PC.

Sebulan sebelum kepulangannya, aku girang bukan kepalang. Sudah kusiapkan jadwal kegiatan setiap hari. Ke sana ke situ. Demi balas dendam, 1.5 tahun hanya iri pada teman yang pacaran.

Tapi ketika bertemu lagi dengannya. Kok tak ingin yang aneh-aneh. Di sampingnya sudah cukup. Merasakan aroma tubuhnya sudah puas. Walaupun hanya dalam diam.

Aku lupa. Karena inilah aku jatuh cinta padanya. Bukan karena dia yang pintar. Atau yang kata orang humoris. Aku jatuh cinta karena aku merasa nyaman dengannya. Tak perlu jadi orang lain. Tak perlu sibuk memikirkan pembicaraan apa yang akan kami obrolkan. Tak perlu terlihat pintar. Dia membuatku jadi diriku sendiri. Dia membuatku merasa nyaman, meskipun dalam diam.

Aku tersenyum. Memang ternyata itulah yang membuatku kangen padanya.

Dia menoleh setelah daritadi dibuat sibuk oleh pemandangan kota kembang yang cantik di malam hari, “kenapa senyum-senyum, ndut?”

Senyumku semakin lebar. Aku lalu menggeleng cepat.

Dia tertawa. “Hah. Ternyata satu setengah taun kita ga ketemu, emang ini yang buat aku kangen sama kamu.”

“Apa?”, tanyaku.

“Senyum oonmu itu!”, tukasnya sambil nyengir.

“Ih, kok gitu sih!”, jawabku sambil siap-siap cemberut. Pura-pura ngambek.

“Enggak deeng..” Dia menatap mataku lekat. “Karena ternyata cuma kamu yang bisa membuatku nyaman. Meskipun hanya dalam diam”

Aku tersenyum. Ini saja sudah cukup. Ini saja sudah lebih dari cukup.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s