about marriage life

Yang bilang setelah menikah hidup bakal aman damai sentosa, sini ta’ bangunin dari mimpinya..

Hidup setelah menikah? it’s all about compromise, compromise, compromise..

Jaman dulu, cara lo ga sesuai sama gue? Tinggal break. Putus! Kuat-kuatan ego.

Kalau sekarang? Mau dibawa kemana citra istri solehah? *benerin kerudung

Seperti gue udah pernah bilang di blog, gue ini bukan a risk taker. Samsek. Gue pengen hidup gue teratur, sesuai rencana. Abis ini mau gini, abis gitu mau itu. Punya rumah dalam berapa tahun. Then punya mobil. Then buka tabungan haji. It’s all programmed.

Then came along hak prerogatif Pak sumami. Buyarlah semua ituh buyaarrr..

*kumpulin serpihan ego yang pecah berkeping-keping*

But he’s the man of the family kan? Insya Allah (di)ihklas(-ikhlasin).

Bismillah.. Black period, dimulai!😀

3 thoughts on “about marriage life

  1. @ei: hihi, iya black period. Periode pengencangan ikat pinggang terkait finansial.. Hehehe..
    @julski: apa kow jul.. Bagi tas dulu lah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s