#ProyekMenulis Love Never Fails

Suatu hari di pertengahan Februari lalu, gue lagi stalking twitter ngalor ngidul, lalu sampailah ke suatu berita kalau ada sebuah lomba cerpen yang diadakan oleh online publishing @nulisbuku. Gue langsung buka persyaratannya dan mikir kayaknya bisa nih kirim barang satu naskah.

Di situ dikasih tau kalau 17 cerpen pemenang akan dapat hadiah dan dibukukan tapi totalnya akan ada 200 cerpen terbaik yang dibukukan menjadi beberapa Kumpulan Cerpen walaupun ga dapet hadiah.

I was like, ‘200 cerpen terbaik?? Seriuslah pasti masuk cerpen gua! Paling yang ngirim paling banyak 400! HAAHAHAHAH!’

Karena males bikin baru, gue comot satu cerpen di blog yang paling masuk sama kriteria dan tema lomba yaitu Love Never Fails. Coba ditebak cerpen mana yang gue kirim? Hehehehe.. cerpen itu gue rapih-rapihin dikit sama gue tambah-tambahin dikit lah biar inline sama tema lomba.

Batas waktu pengiriman cerpen itu seminggu and by the end of the deadline dikasih tau kalau total yang ngirim cerpen adalah 1100 NASKAH!!

Tingkat kepedean yang tadinya menjura-jura lalu menurun tajam. Yah boook, banyak bener ini yang ikutan. *mengkeret

Dalam hati kan ini pembuktian juga terutama buat si ayah yang pernah bilang kalau cerita-cerita fiksi saya biasa aja *insert gambar hati tersilet di sini* kalau lomba pertama yang diikuti ga lolos, rasanya pasti down yaaa.. terus pasti mikir, ‘jangan jangan si ayah benar. Apa aku tak berbakat? Aaaaaaaa’

Jadi walau bilangnya ikut ni lomba ‘nothing to lose’ tapi diem-diem ngarep juga. Haha..

Karena membludaknya peserta, penjurian yang sedianya seminggu molor jadi dua minggu.

Kemarin pengumumannya, dag dig dig rasa jantungku. Beginilah akibatnya kalau jiwa kompetitif begitu dalam, ga bisa selo padahal udah ebo ebo. Hft.

Pas jam 5 diumumin. Buka link yang dikasih. Ternyata ada 12 buku yang diterbitin. Kategori yang gue ikutin bakal diterbitin 9 buku.

Scroll down scroll down scroll down. Buku pertama ga ada. Ketiga.. keempat.. keenam.. yah ga lolos deh gue.. ketujuh.. hiks.. daaan adaaa! Di buku ke delapan nangkring dengan manis cerpen eike yang berjudul The One(s)!!

Ihiiiy, Alhamdulillah…

Jadi eneng abang om tante, Kumpulan cerpen yang ada cerita dari sayahnya sudah siap dipesan loooh, barangkali ada yang penasaran. Hehehehe.. cara pesannya bisa dilihat di artikel ini

Seluruh keuntungan dari proyek ini akan disumbangkan ke panti asuhan loh! So in case you’re in need to read a light book, go grab em! Buku gue yang nomer 8 yaa..

Tertanda,
Penulis amatir hepiiiii!

PS: buat ayah, karena telah menyangsikanku dirimu haru membeli minimal 5 BUKU!

PSS: engga deng ayaaah. I know it’s just not your Genre. Abis gimana dong diana genrenya antara lain ’17 hari menuju kebebasan finansial’ atau ‘Menjadi Pengusaha’. Hehehe.. i love you though and thanks for being a loyal reader of this blog!

2 thoughts on “#ProyekMenulis Love Never Fails

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s