Investment Diversity: Kebun Kelapa Sawit

Preambule dulu ya, untuk membuka lahan buat sawit ini, ga ada hutan maupun orangutan yang disakiti kok. Lahan ini tadinya semak-semak yang digunakan sebagai tempat penambangan emas liar oleh warga sekitar, sampai akhirnya Bupatinya bertitah: daripada rusak tanahnya, mending buat sawit aja deh tuh!

Sama Investasi ini benci-benci cinta sih..

Awalnya ayah bilang mau investasi di sawit di Kalimantan, saya sih membelalakan mata, lantaran everyone knows it’s a high capital business (modal maupun sdm).. Cicis darimana, sis? Terus waktu itu kita baru memutuskan untuk pindah rumah ke Ciganjur yang mana jauh darimana-mana. Uang yang ada, kalau gue boleh pilih, lebih gue prioritaskan buat beli mobil supaya pergerakan kita lebih nyaman. Gue bukan orang yang kemana-mana mesti mobilan kok. Ke kantor gue juga naik motor sampe sekarang. BUT once you have a child, your priority will eventually change. Riding motorcycle is not an option ya, karena motor kan buat dua penumpang aja aturan benernya. After some debates (dan permanyunan), diputuskan kalau mobil first, beli kebon later. Setelah dihitung-hitung, feasible buat beli kebon itu 3 tahun lagi.

Sampai…

Beberapa bulan kemudian gue dapet rejeki yang jumlahnya pas banget sama harga kebon. PAS. Gila kalo dipikir sekarang, kok isooo.. Mungkin sama Allah dikasih jalan buat ga jadi istri durhaka banget kali ya.. :p

Akhirnya jadi juga beli kebun ini setahun yang lalu, karena duit masih belum tinggal metik di pohon, kita juga ga beli sampe yang ratusan hektar. One step at a time aja deh…

Bulan lalu ayah datengin kebunnya dan dia sudah sebesar ini sekarang…

 

IMG-20140315-WA0007

 

IMG-20140315-WA0003

❤❤

Mudah-mudahan lancar terus sampai 2 tahunan lagi.. doakan yaa agar bibit-bibit mimpi yang kami titipkan di kebun ini dapat berkembang baik, berkah bagi kami, maupun orang banyak.. Aamiin..

4 thoughts on “Investment Diversity: Kebun Kelapa Sawit

  1. coba neng yanda *sok ikrib *salim dulu, dituliskan atuh eta kumaha caranya bisa punya kebon? si saya ini gila kebon..eh masudna bermimpi punya kebon….ihh kok kek pucuk dicinta neng yanda nulis ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s