Kurang Bayar yang Kurang Ikhlas

Postingan blog ini mau menumpahkan sedikit kekesalan sama ya ada berbaginya juga sih dikit aja tapi. Buat bahan pertimbangan kalau-kalau ada yang ngalamin kasus serupa. Tapi lebih banyak ke uneg-uneg sajah. Jadi, pardon my rant ya..

Jadi gini, seperti yang suda pernah dicritakan di blog ini, pada pertengahan tahun lalu gue pindah dari Anak Perusahaan ke Holding. Ini perpindahannya masih internal perusahaan aja loh, jadi mutasi aja sebenernya. Tapi akibatnya, ada dua pemberi kerja/pemotong pajak jadinya. Semuanya bermula di sini.

Jadi, misal kantor aku adalah kantor A dan kantor B. Di kantor A, aku kerja dari januari ke Juli, dapat gaji total sebesar X. Sejumlah X itu, kena plafon potongan pajak yang 25%. Lalu dari Agustus sampai Desember, di kantor B, dapat gaji total sebesar Y, juga kena plafon potongan pajak 25%.

Pada saat lapor pajak kemarin, kedua bukti potong itu dijumlahkan. Naaah, jika X+Y itu dijumlahkan eik jadi kena plafon potongan pajak yang 30%. Lalu sisa perbedaannya itu (potongan 25% jadi 30%) yang menjadikan eike kurang bayar.

Ikhlas ga? Terus terang ikhlas ga ikhlas. Kalau kurang bayarnya sikit si ya udalah. Kalau kurang bayar gue sekarang ini, bagi gue ya banyak. Jumlahnya itu, buat bayar uang pangkal SD incaran Kinan aja masih kembali :(((

Yang kadang gue sebel itu juga, kalau kurang bayar ditagihin terus dah tuh sama orang pajaknya. Giliran lebih bayar, syarat minta restitusi banyak banget. PBB 5 tahun ke belakang lah, dan lain-lain, dan lain-lain; lalu orang pajaknya bilang, dinihilkan saja daripada repot. Rrrrr… Pernah eike lebih bayar 300ribu, okelah dinihilkan. Temen lebih bayar 3juta juga akhirnya dinihilkan daripada repot. Hmmmm….

Akhirnya si kurang bayar itu ya gue bayar. Tapi dengan aga mangkel, hahahaha.. Mana pas gue bayar, temen gue orang pajak bilangnya, “terimakasih Yanda, sudah membantu kami mencapai target” RRRRRRRR (2)

Pokoknya jadinya berusaha merapel mantra ini, “Kalau uangnya milik gue, ya harusnya ga bermasalah. Kalau uangnya bermasalah, berarti bukan milik. Kalau memang ternyata itu milik, bakal balik lagi. Dalam bentuk apapun.”

AAMIIN..

Dan satu lagi, moga-moga bener-bener dipake ya tu duit buat bangun-bangun negara.

PS: buat jadi bahan pertimbangan, kalau mau pindah kantor, mending di awal tahun biar ga kejadian kaya gua.

Sekian dan terima koin untuk Yanda

 

 

4 thoughts on “Kurang Bayar yang Kurang Ikhlas

    • sebenere bukan salah kantornya sih. Salah kantor adalah tidak segera menjadikan 2 bukti potong jadi satu jadi potongan tersebut bisa dipotong via gaji gue aja. Bingung ya? Sama dong..

  1. kok dinihilkan kan sih lebih bayar 3 juta??? justru disini tax return itu bener2 pada concern, even foreigner kyk aku aja yg ga punya properti apa2 suka dapet kok…semoga sistem di kita makin baik ya Amiin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s